Memilih ternak sapi perah dilakukan dengan tujuan untuk memilih bibit yang ideal. Cara yang umum dilakukan adalah dengan melakukan pengamatan pada kondisi dan postur tubuh sapi. Pengamatan yang dilakukan ini harus didasari oleh : pengetahuan, ketrampilan, rasa percaya diri serta komunikasi dengan sesama praktisi.
Oleh sebab itu, untuk menilai ternak diantaranya harus mengenal bagian-bagian dari tubuh sapi serta konformasi tubuh yang ideal. Ternak yang dinilai harus sehat dan baik sesuai dengan jenis bangsanya, bagus ukuran tubuhnya, seluruh bagian tubuh harus berpadu dengan rata, harus feminin dan tidak kasar. Dengan demikian, maka kita dapat menentukan perbandingan antara kondisi sapi yang ideal dengan kondisi sapi yang akan kita nilai. Bagian-bagian tubuh sapi yang mendekati kondisi ideal dapat menunjang produksi yang akan dihasilkannya. Kondisi bagian-bagian tubuh tersebut diantaranya:
* Kepala : Kepala harus atraktif dengan lubang hidung yang besar. Hal ini dapat menggambarkan tentang banyaknya pakan yang bisa dikonsumsi serta udara yang bisa dihirup melalui nafasnya. Mata harus tajam dan telinga berukuran sedang. Umumnya kepala harus halus dan lebih menunjukkan karakteristik ternak perah daripada ternak potong.
* Bahu (Shoulder) : Bahu harus kuat namun tidak kasar serta merata dengan tubuh. Sapi dengan bahu yang tidak rata menandakan kurang kuat dalam menyangga bagian tubuh depan sapi.
Bukan hanya ikan laut, ceker ayam juga kaya akan omega-3. Kandungan omega-3 dan omega-6 dalam ceker ayam cukup tinggi, masing-masing 187 mg dan 2.571 per 100 gramnya. Omega-3 dan omega-6 merupakan golongan asam lemak tak jenuh ganda yang sangat penting bagi kesehatan tubuh.
Menurut Sizer & Whitney (2008), peran omega-3 dan omega-6 bagi tubuh antara lain untuk pertumbuhan otak dan relaksasi pembuluh darah, Dengan demikian, zat ini dapat mengurangi tekanan darah dan mendukung atau membantu sistem imunitas tubuh.
Walaupun tidak mengandung daging, ceker ternyata merupakan bagian dari tubuh ayam yang paling gurih. Ceker ayam terdiri atas komponen kulit, tulang, otot, dan kolagen. Komponen-komponen inilah yang menyebabkan ceker berasa gurih dan kenyal. Jika dimasak, maka ceker akan mengeluarkan kaldu yang lebih pekat dan kental dibandingkan dengan kaldu dari bagian tulang lainnya.
Di luar dugaan, ceker ayam ternyata dapat diolah menjadi berbagai hidangan dengan berbagai bumbu. Ceker juga dapat dikombinasikan dengan bahan-bahan lain hingga menjadi hidangan yang sensasional dan lezat.
Ceker ayam dapat diolah menjadi gulai, sup, tumis, bacem, gudeg, opor, pindang, dimsum, keripik, brongkos, pepes, sambal goreng, nasi goreng, soto, dan masih banyak lagi kreasi lain yang dapat dikembangkan sesuai selera masing-masing.
“[KFC] tidak pernah mengadakan pertemuan apapun. Mereka tidak pernah meminta alat apapun, dan mereka mengatakan pada pers bahwa mereka mempunyai komite penasehat kesejahteraan hewan. Saya merasa ditipu.”
— Dr. Adele Douglass, bekas penasehat kesejahteraan hewan untuk KFC, Chicago Tribune
Setiap kali investigator dalam penyamaran memasuki fasilitas suplai KFC, mereka menemukan penyiksaan tersembunyi. Di salah satu rumah jagal “Supplier of the Year” KFC di West Virginia, pekerja tertangkap kamera sedang memotong kepala unggas, melempar mereka, meniupkan abu rokok ke mata mereka, mengecat muka mereka, dan melemparnya ke dinding—semua unggas tersebut masih sadar dan dapat merasakan sakit. Ini berbeda jauh dengan klaim KFC bahwa mereka “hanya bekerjasama dengan penyuplai yang berjanji untuk menghormati standar tinggi dan komitmen kami terhadap kesejahteraan hewan.”
Sejumlah suratkabar terbesar dan terkenal di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, dan Australia telah menulis editorial panas yang membicarakan kondisi di fasilitas ini, dan pelanggan berbicara dengan dompet mereka, mulai menjauhi KFC setelah mengetahui cara tersembunyi bahwa lebih dari 850 juta ayam yang berakhir di ember ayam KFC setiap tahunnya disiksa.
Hati-hati bagi Anda yang suka memakan daging impor. Pasalnya, Departemen of Agriculture`s Food Safety menyatakan, daging sapi asal California mengandung bakteri berbahaya E.coli. Dalam keterangannya, daging itu diproduksi oleh Huntington Meat Packing Inc of Montebello, California. Daging yang telah diedarkan seberat 390 ton akan ditarik kembali. Daging ini terditeksi mengandung bakteri E.coli saat badan karantina setempat melakukan pengecekan rutin atas daging untuk pengiriman 5 Januari-15 Januari. Daging itu biasa dikirim untuk suplai hotel-hotel, restoran, dan agen-agen daging. Namun, hingga saat ini belum ada laporan komplain dari warga setelah mengkonsumsi daging berbahaya itu.
Sebagai upaya meningkatkan pembangunan peternakan di pelosok daerah, Departemen Pertanian (Deptan) akan menambah jumlah tenaga sarjana membangun desa (SMD) untuk alokasi di Jabar tahun 2010. SMD ini merupakan program pendampingan untuk meningkatkan kemampuan bisnis para peternak, melalui pengembangan usaha bersifat nilai tambah. Direktur Pembudidayaan Ternak Ruminansia Departemen Pertanian Fauzi Lutan, di Bandung, Kamis (17/12), mengatakan, rencana penambahan berkaitan dengan upaya meningkatkan sosialisasi penguasaan teknologi, kemampuan kelembagaan, dan peningkatan populasi ternak.
Teman teman peternak Yth. Saya pun...
sayA DI SBY BUTUH SAPI BIBIT DIMANA
Saya Siap supply kebutuhan bungkil Ka...
Salam Sejahtera, Saya sedang punya...
Central Committee link:http://www.pu...